Thursday, August 12, 2010

Puisi Arab

Dulu gue inget ke bazaar sabtu di taman mini, terus disana ada orang yang jual buku2 bekas. Dari sekian banyak novel2 yang menggiurkan, gatau kenapa gua hanya beli satu majalah fotografi dan satu buku puisi. Puisi Arab Modern, yang nulis namanya Hartojo Andangdjaja.
Ada satu puisi favorit gua. Eh ga satu deng, Banyak. Tapi yang mau gua pamerin satu doang.
Yang buat puisi ini penyair dari Irak.




SAAT

O Saat, yang lelah karena irama tak berubah-ubah,
Haram bagimu segala istirah;

Kau bergegas, tak ada penghalang membuat surut
Langkahmu yang berlari, cepat dan pasti, bagai maut.

Siang dan malam ialah milikmu,
Kauhancurkan semua seperti musuhmu.

Tidur ialah padang yang memenggal umur kami;
Tak pernahkah kau tidur seperti kami?

Akana kutuangkan bagimu bila anggur membuatmu mabuk,
Dan biarlah bulan dan tahun ikut pula mereguk.

Kemudian baiklah kalian istirah, biar kami lelap terlena;
Anggur pun akan tidur dan piala akan terkantuk pula.

Dan bila kalian tidur, siang dan malam akan
Menjadi impian dalam tidur kalian,
Dan kami bayangan angan dalam impian kalian.


Ahmad Al-Safi Al-Najafi.


Dulu gue pernah bikin puisi tentang waktu juga. Jauh sebelum gue baca puisi ini.
Agak ge er juga sih ada yang mirip, api serem begitu tau penyair nya aja lahir taun 1894.
Ga jadi ge er deh.

Intinya, waktu itu jahat. Bener ga? Ga ya?


No comments: